Jangan bekerja untuk mencari uang

Subuh berangkat kerja, larut malam baru pulang ke rumah, mungkin itu pernyataan klise yang sering terdengar di masyarakat metropolitan. Semua itu dilakukan semata-mata untuk mencari dan mengumpulkan uang. Ternyata tanpa kita sadari, kita telah diperbudak oleh uang itu sendiri. Mari kita sama-sama introspeksi terhadap perilaku kita ketika kita ‘bekerja mencari uang’ , terkadang kita rela mengorbankan hal-hal lain atau bahkan menghalalkan segala cara untuk dapat mendapatkan uang.

Uang, adalah alat pembayaran yang disepakati oleh manusia untuk memudahkan pertukaran barang atau jasa. Konsep uang dalam bentuk koin emas mulai digunakan pada abad ke-7 sebelum masehi di Turki. Seiring dengan kemajuan peradaban manusia fungsi uang menjadi dominan dikarenakan di kota-kota besar kebutuhan akan sembako bergantung dari perdagangan dan distribusi dari kota di sekitarnya sehingga uang menjadi begitu penting sebagai sarana pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Disini dapat kita simpulkan bahwa uang adalah perantara antara kita dan kebutuhan kita atau lebih jauh lagi yaitu kebahagiaan kita.

Uang menjadi begitu penting perannya dalam kehidupan manusia karena ulah manusia juga yang begitu mendewakan uang. Uang bukan lagi dilihat sebagai alat bantu untuk memenuhi kebutuhan, tetapi menjadi tujuan yang harus dicapai atau diperoleh.

Sebagai umat Islam, kita sudah diberikan petunjuk mengenai perilaku seperti ini, seperti pada surat ke-57 (Al Hadid) ayat ke-20: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

Berkaca dari ayat tersebut dapat kita maknai bahwa apa yang kita cari selama ini ternyata hanyalah bagian dari permainan di dunia. Lalu apa itu kebahagiaan, apa itu ridho Allah, apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkannya?

Ternyata hidup ini bukan semata-mata bagaimana untuk memperoleh kebahagiaan di dunia tapi juga di akhirat. Rahasia untuk mendapatkan keduanya adalah berawal dari niat dan tujuan kita sendiri, diantaranya yaitu:

  1. Tujuan manusia diciptakan Allah adalah sebagai khalifah (wali Allah) di bumi (Al Baqarah 2:30). Manusia adalah pemelihara bumi, bukan yang membuat kerusakan.
  2. Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat pada lingkungannya. Jangan pernah bekerja untuk mendapatkan uang, tapi bekerja-lah untuk memberikan manfaat kepada lingkungan anda.
  3. Ketekunan akan mendatangkan hasil. Segala hal yang anda tekuni akan menjadikan anda ahli di bidang tersebut. Fokuslah dengan kualitas hasil kerja anda. Biarkan uang akan mengikuti anda, jangan anda yang mengikuti uang.
  4. Ukuran kebahagian bukanlah uang, tetapi bagaimana semua rizki yang diberikan kepada kita dapat menjadikan kita selalu ingat dan bersyukur kepada-Nya.
  5. Apabila kita memiliki ketakutan akan kehilangan atau tidak punya uang, segera istighfar dan ingat bahwa uang bukanlah segalanya. Yakinlah bahwa Allah yang maha mengatur rizki.
  6. Saat kita memiliki uang yang berlimpah, ingatlah bahwa itu hanyalah titipan, berbagilah kepada yang membutuhkan. Ganjaran pahala jauh lebih besar daripada bunga bank. Jadikanlah uang sarana mencapai kebahagiaan di akhirat.
  7. Jadikan Al Quran sebagai pedoman hidup anda, niscaya tidak ada masalah di kehidupan ini yang bisa menjerumuskan anda.

Jadi, janganlah bekerja untuk mencari uang, tapi bekerjalah untuk memenuhi fungsi anda sebagai wakil Allah di muka bumi ini. Selalu berikan yang terbaik sesuai dengan cerminan sifat-sifat-Nya. Jangan pernah bekerja mencari uang, biarkan uang yang mencari anda.

Wallahualambissawab.

Advertisements

About fakhrichalid
Sampaikanlah walau hanya satu ayat

2 Responses to Jangan bekerja untuk mencari uang

  1. Keren boss artikel ini.
    Memotivasi pandangan aaya terhadap uang juga
    Apalagi kita sesama muslim

    Salam kenal
    Luki transwish
    http://www.transwishindonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: